image

Latih Kemandirian, Kerja Sama, dan Kreativitas, SD Islam Athirah 2 Gelar Perjusa

Klik untuk mendengarkan isi berita dalam Bahasa Indonesia.

MAKASSAR — Kemandirian, kemampuan bekerja sama, dan kreativitas menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang siswa. Nilai-nilai tersebut dilatih melalui kegiatan Perkemahan Jumat dan Sabtu (Perjusa) yang digelar SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga pada Jumat-Sabtu, 28-29 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga ini diikuti 95 siswa kelas IV. Tidak sekadar bermalam di lingkungan sekolah, Perjusa dirancang sebagai ruang bagi siswa untuk belajar mengelola diri, bekerja dalam tim, menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus membangun kebersamaan dengan teman.

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bukit Baruga, Mas Aman Uppi, mengatakan Perjusa menjadi kesempatan bagi siswa untuk melatih kemandirian sekaligus membangun kekompakan dalam kelompok.

“Kegiatan Perjusa ini bukan hanya bermalam dan menginap di sekolah, tetapi juga melatih kemandirian, melatih diri sendiri, dan menjaga kebersihan lingkungan. Setiap tim regu harus kompak dan saling membantu satu sama lain. Kita wajib mencintai lingkungan dengan menjaga kebersihan dari awal kegiatan sampai selesai,” ujar Aman.

Sementara itu, Ketua Panitia Perjusa, Taufiq Hidayat, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan memupuk kemandirian siswa, mempererat persaudaraan antarkelas, serta mendorong kemampuan siswa mengenali diri dan bekerja sama dalam tim.

“Kegiatan Perjusa ini dilaksanakan dengan tujuan memupuk kemandirian siswa, menjalin silaturahmi, dan mempererat persaudaraan antarkelas. Harapannya semua siswa bisa lebih mampu mengenali diri sendiri, serta meningkatkan kerja sama dan kreativitasnya dalam tim,” ungkap Taufiq.

Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan. Muhammad Zayn Alaric Iztas, siswa kelas IV Al Hamid yang bertugas sebagai Pratama, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama teman-temannya.

“Seru dan nyaman karena banyak games-nya. Bisa bermain dan menginap di tenda bersama teman,” ujar Zayn.

Rangkaian Perjusa diawali dengan upacara pembukaan dan latihan yel-yel kelompok. Pada malam hari, siswa mengikuti kegiatan api unggun yang diisi dengan penampilan yel-yel terbaik dari setiap regu. Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua dengan senam pagi, berbagai permainan, penerimaan hadiah, dan ditutup dengan kegiatan penutupan.

Citizen Reporter: Ade Bagus Putra, S.Pd., M.Pd., Gr.

Previous PostTeladani Akhlak Rasulullah, SD Islam Athirah 2 Rayakan Peringatan Maulid Nabi 1448 H Lewat Aksi Dai Cilik